Archive for the Renungan Category

Ironis Memang Kalau Kita Memikirkan Hal Berikut ….Yang Pasti Bermanfaat Untuk Kita Renungkan

Posted in Renungan on Juli 8, 2008 by opelscorpio

** uang Rp 20,000an kelihatan begitu besar bila dibawa ke Kotak amal mesjid, tapi begitu kecil BILA DIBELIIN PULSA…

**45 menit terasa terlalu lama untuk berdzikir, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan liga Italy/inggris…

** betapa lamanya 2 jam berada di Masjid, tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menikmati pemutaran film di bioskop…

** susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa atau sholat, tapi betapa mudahnya cari bahan obrolan bila ketemu teman…

** betapa serunya perpanjangan waktu dipertandingan bola favorit kita, tapi betapa bosannya bila imam sholat Tarawih bulan Ramadhan kelamaan bacaannya…

** susah banget baca Al-Quran 1 juz saja, tapi novel best-seller HARRY POTRET 100 halamanpun habis dilalap… Lucu ya,

** orang-orang pada berebut paling depan untuk nonton bola atau konser tapi berebut cari shaf paling belakang bila Jumatan agar bisa cepat keluar…

** kita perlu undangan pengajian 3-4 minggu sebelumnya agar bisa disiapkan di agenda kita, tapi untuk acara lain jadwal kita gampang diubah seketika…

** susahnya orang mengajak partisipasi untuk dakwah, tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gossip…

** kita begitu percaya pada yang dikatakan koran, tapi kita sering mempertanyakan apa yang dikatakan Al-Quran…

** semua orang pinginnya masuk surga tanpa harus beriman, berpikir, berbicara ataupun melakukan apa-apa…

** kita bisa ngirim ribuan jokes lewat FRIENDSTER, tapi bila ngirim yang berkaitan dengan ibadah sering mesti berpikir dua-kali…

Iklan

KETIKA ALLAH BERKATA TIDAK

Posted in Renungan on Juli 8, 2008 by opelscorpio

* Ya Allah ambillah kesombonganku dariku. Allah berkata, “Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya.”
* Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat. Allah berkata, “Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara.”
* Ya Allah beri aku kesabaran. Allah berkata, “Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan; tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri.”
* Ya Allah beri aku kebahagiaan. Allah berkata, “Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk menghargai keberkahan itu.”
* Ya Allah jauhkan aku dari kesusahan. Allah berkata, “Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada Ku.”
* Ya Allah beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat Allah berkata, “Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal.”
* Ya Allah bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cintaMu padaku Allah berkata…
“Akhirnya kau mengerti !”
Kadang kala kita berpikir bahwa Allah tidak adil, kita telah susah payah memanjatkan doa, meminta dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi tak ada hasilnya. Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan-bahkan ratusan lamaran telah kita kirimkan tak ada jawaban sama sekali — orang lain dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan. Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan, tapi justru orang lain yang mendapatkannya – tanpa susah payah.
Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang baik dan sesuai, berakhir dengan penolakkan dan kegagalan, orang lain dengan mudah berganti pasangan. Kita menginginkan harta yang berkecukupan, namun kebutuhanlah yang terus meningkat.
Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang sedang demam dan pilek, lalu kita melihat tukang es. Kita yang sedang panas badannya merasa haus dan merasa dengan minum es dapat mengobati rasa demam (maklum anak kecil). Lalu kita meminta pada orang tua kita (seperti kita berdoa memohon pada Allah) dan merengek agar dibelikan es. Orangtua kita tentu lebih tahu kalau es dapat memperparah penyakit kita. Tentu dengan segala dalih kita tidak dibelikan es. Orangtua kita tentu ingin kita sembuh dulu baru boleh minum es yang lezat itu.
Begitu pula dengan Allah, segala yang kita minta Allah tahu apa yang paling baik bagi kita. Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Allah mengabulkannya. Karena Allah tahu yang terbaik yang kita tidak tahu.
Kita sembuhkan dulu diri kita sendiri dari “pilek” dan “demam”…. dan terus berdoa.

Lowongan yang dijamin di terima

Posted in Renungan on Juli 8, 2008 by opelscorpio

Sebuah lowongan istimewa telah dipersiapkan sebelum alam ini diciptakan. Lowongan ini terbuka bagi semua orang tanpa pengecualian, tanpa melihat pengalaman kerja, tanpa ijazah, tanpa koneksi. Lowongan ini terbuka bagi semua pengangguran maupun yang sedang bekerja dengan latar belakang apapun, baik direktur, gubernur, tukang becak, perampok, koruptor, pembunuh, pendeta, kyai, para dermawan, dll. Setiap pelamar dijamin pasti diterima di salah satu posisi yang disediakan, bahkan yang tidak melamar sekalipun pasti diterima !
LOWONGAN DISEDIAKAN UNTUK 2 POSISI :

A. Penghuni Syurga
B. Penghuni Neraka

UNTUK POSISI A DISEDIAKAN FASILITAS DAN KOMPENSASI SBB :

Sebelum kandidat diberi fasilitas final berupa Syurga yang kekal abadi, kandidat dijamin akan memperoleh training outdoor dan indoor, berupa :

1. Nikmat kubur.
2. Jaminan perlindungan di Padang Mahsyar.
3. Keselamatan meniti Sirath-al mustaqim.

Syurga memiliki berbagai kenikmatan yang tidak dapat dibandingkan dengan kenikmatan dunia. Rasulullah bersabda, “Demi Allah, dunia ini dibanding akhirat ibarat seseorang yang mencelupkan jarinya ke laut; air yang tersisa di jarinya ketika diangkat itulah nilai dunia” (HR Muslim). Nikmat yang lebih indah dari syurga adalah ‘merasakan’ ridha Allah dan kesempatan merasakan ‘wajah’ Allah, inilah puncak segala kenikmatan, inilah kenikmatan yang tak mampu dibayangkan manusia, yaitu keindahan menikmati sifat-sifat dan kalam murni Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

UNTUK POSISI B DIPASTIKAN AKAN MENIKMATI BERAGAM KESEMPATAN DIBAWAH INI

Kandidat dipastikan mendapat berbagai fasilitas Neraka berupa alam terbuka dengan fasilitas pemanas ruangan yang bertemperatur sangat luar biasa panasnya. Bahkan bila sebutir pasir neraka dijatuhkan ke muka bumi maka mengeringlah seluruh samudera di muka bumi ini dan mendidihlah kutub es yang ada di muka bumi ini. Bahkan bila seseorang dikeluarkan dari dalamnya sekejab kemudian dipindahkan ke tumpukan api unggun yang menyala-nyala di muka bumi ini maka iapun akan merasa lega.

Neraka sangat luas, jadi para pelamar posisi ini tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat. Para pelamar posisi ini juga tak perlu khawatir segera mati kalau dibakar, karena tubuh kita akan dibuat sedemikian rupa hingga mampu memuai kalau dibakar (seperti kerupuk bila digoreng). Rasulullah saw bersabda, “Di neraka gigi seorang kafir akan (memuai) hingga sebesar gunung Uhud, dan (tebal) kulitnya membentang sejauh tiga hari perjalanan” (diriwayatkan oleh Abu Hurairah, HR Muslim). Dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda, “Neraka dipegang oleh tujuh puluh ribu tali, dan setiap talinya di pegang oleh tujuhpuluh ribu malaikat” M(HR Muslim). Rasulullah saw bersabda, “Allah mempunyai malaikat yang jarak antara kedua belah matanya adalah sepanjang seratus tahun perjalanan” (Abu Daud, Ibn Hanbal).

Oh, ya. Fasilitas ini juga meliputi makanan gratis yang mampu membakar isi perut, minuman yang mampu membocorkan usus serta fasilitas kolam renang gratis yang berisi nanah dan darah. Beberapa pembantu gratis juga disiapkan untuk menyayat lidah orang-orang yang suka menyakiti hati orang lain, maupun menyeterika perut orang-orang yang tidak membayar zakat.

Baca lebih lanjut

Financial Freedom Mindset

Posted in Artikel, Renungan on Juli 8, 2008 by opelscorpio

Bagaimana uang bekerja untuk Anda

Apa yang Anda inginkan dari uang Anda ? apakah untuk keperluan pendidikan Anak ? atau tempat tinggal yg lebih besar ? atau mobil baru ? atau untuk kebutuhan di hari tua nanti ?

Pastilah lebih baik mempunyai “cukup” uang, sehingga tak perlu khawatir tentang keuangan kita bukan ?.  Namun defenisi dari “cukup” itu sangatlah subyektif dan rumit didefenisikan. “Cukup” bisa tak tergantung seberapa besar atau seberapa sedikit uang kita. Kita akan selalu cukup dengan menyesuaikan kebutuhan dengan uang kita, atau menyesuaikan uang dengan kebutuhan kita.

Banyak orang mengatakan uang tak akan mampu membuat mereka senang, ada yang khawatir justru banyak uang akan membuat terbebani, takut karenanya akan menjadi rakus, khawatir akan kehilangan, takut berpisah dengan uang mereka, dan sebagainya. Banyak juga yang khwatir kekurangan uang. Umumnya orang khawatir kekurangan 😉

Financial freedom adalah tentang kemampuan kita mengatasi kekhawatiran tentang uang tersebut.

Kita tak akan pernah merasa BEBAS tentang keuangan: selama kita masih takut, baik banyak uang atau sedikit uang, selama kita dikuasai oleh uang, selama kita masih bekerja untuk uang, diperbudak uang, selama kita masih merasakan uang lebih berharga dari diri kita sendiri, selama kita terpaksa mencari uang, selama kita takut mengeluarkan uang, selama kita takut mendapat uang banyak. Kebebasan Financial tidak dapat dibeli, namun dapat kita rencanakan .

Kita akan mempunyai cukup uang, atau lebih dari cukup uang, atau banyak uang, ketika kita menyadari bahwa kita jauh lebih berharga dari uang itu sendiri, kita lebih berharga dari harta-harta kita sendiri – hingga kita tidak takut berpisah dengan mereka. Ketika kita berada di atas mereka, maka kita dapat merencanakannya, mengaturnya sehingga uang dan harta itu bekerja untuk kita, membuat kita lebih berdaya, lebih bermakna.

Ketakutan berpisah dengan uang untuk membuat suatu rencana:
– Sama dengan kegagalan berencana
– Sama dengan merencanakan kegagalan

Uang kita akan dapat bekerja untuk kita, kita akan selalu mempunyai cukup atau lebih dari cukup uang, ketika kita memberinya ENERGY, waktu, dan  keleluasaan untuknya berkembang.

Tentu saja banyak sekali caranya membuat uang bekerja untuk kita, bisa dalam bentuk investasi membuat toko, jual beli, simpan di bank dan berbunga, deposito, sewa menyewa kendaraan, dan lain sebagainya.

Uang itu seperti orang, ia akan bereaksi seperti kita diperlakukan. Jadi jangan acuhkan dia, jangan takut dengannya, jangan buang-buang dia,  jangan sok punya uang, jangan juga pura-pura tak perlu uang. Ketika kita memperlakukannya dengan baik,maka ia akan bersahabat, berbunga, berbuah dan bekerja untuk kita.

Jadi financial mindset adalah tentang pikiran dan sikap kita tentang uang itu sendiri. Tentang bagaimana kita menyikapi uang.

Rekan,  Bagaimana Financial Mindset Anda ?
Pastinya itu adalah sepenuhnya pilihan Anda yang sangat pribadi 😉